oleh

Dua Pegawai Desa Gaga dan Satu Warga Ditangkap Polisi Kasus Narkoba

PRESISINEWS.ID TANGERANG – Dua pegawai Pemerintah Desa Gaga Kecamatan Pakuhaji dan satu warga dikabarkan terciduk anggota Reskrim Polsek Pakuhaji Polres Metro Tangerang Kota dugaan kasus narkoba, Sabtu (29/1/2022).

Kanit Reskrim Polsek Pakuhaji Ipda Iswandi membenarkan informasi tersebut. Namun ia tidak mengungkap secara rinci, hanya mengatakan penangkapan terjadi di rumah salah satu pelaku.

“Iya benar, kami tangkap mereka terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu. TKP (tempat kejadian perkara) nya di rumah salah satu pelaku,” ujar Iswandi kepada PresisiNews.id melalui telpon seluler, Sabtu (29/1/2022).

Iswandi beberkan pelaku berinisial R dan A merupakan pegawai desa di Desa Gaga. Sementara, G ialah warga biasa. Ketiganya ditangkap usai mengkonsumsi narkoba jenis sabu tanpa ditemukan barang bukti.

“Dua orang pegawai desa gaga berinisial R dan A, untuk warga biasa berinisial G. Mereka ditangkap keadaan mabuk setelah konsumsi sabu tapi barang bukti tidak ada,” ungkap Iswandi.

BACA JUGA: Rutan Kelas I Surakarta Gagalkan Peredaran Narkoba, Paketnya Berkemas Buntalan Pelastik Bulat

Namun demikian, ketiga pelaku tidak diproses secara hukum hanya direhabilitasi. Iswandi berdalih lantaran tidak ada barang bukti dan masuk kategori pemakai usai dilakukan test urine.

“Mereka tidak kami proses hukum lanjut, hanya di lakukan rehabilitasi. Itu juga ketika ditangkap tidak ada barang bukti cuma memang yang bersangkutan mengaku abis konsumi, kami juga sudah lakukan tes urine dan hasilnya positif,” paparnya.

BACA JUGA: Viral Berita Bangli Di Bantaran Sungai Cisadane Teluknaga, Camat dan DPRD Angkat Suara

Iswandi menambahkan, ketiga orang tersebut dibawa ke Yayasan Rehabilitasi Yafuz Etpaf Indonesia di Kota Depok. “Sudah kami bawa tadi,” ucapnya.

Sementara, Kepala Desa Gaga Sodikin tidak memperdulikan pegawai nya yang terciduk oleh polisi terkait kasus narkoba.

“Biarin aja bang ditangkap,” singkatnya ketika dihubungi melalui telpon seluler.

(Ren/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News