4 Bakmi Non Halal di Pasar Baru yang Legendaris

4 Bakmi Non Halal di Pasar Baru yang Legendaris

4 Bakmi Non Halal Pasar Baru, salah satu kawasan ikonik di Jakarta, dikenal sebagai surga bagi pecinta kuliner. Di antara beragam pilihan kuliner yang ditawarkan, bakmi non halal menjadi salah satu yang paling dicari. Berikut adalah empat bakmi non halal legendaris di Pasar Baru yang wajib dicoba.

1. Bakmi Aboen

Bakmi Aboen adalah salah satu bakmi legendaris yang telah beroperasi sejak tahun 1960-an. Kedai ini terkenal dengan cita rasa autentik dan konsistensi kualitasnya. Lokasinya yang berada di tengah-tengah Pasar Baru membuatnya mudah diakses.

Ciri Khas Bakmi Aboen

Bakmi Aboen menyajikan mi yang kenyal dan tipis, di sajikan dengan daging babi yang empuk serta pangsit yang lezat. Kuah kaldu yang kaya akan rasa menambah kenikmatan setiap suapan. Selain itu, acar timun dan cabai yang segar menjadi pelengkap yang sempurna. Kelezatan Bakmi Aboen berasal dari bumbu-bumbu yang di racik secara turun-temurun, sehingga menjaga cita rasa klasik yang tetap di gemari hingga kini.

2. Bakmi Karet Foek

Bakmi Karet Foek di kenal dengan tekstur mi yang khas, yaitu kenyal seperti karet. Kedai ini sudah berdiri sejak lebih dari 40 tahun yang lalu dan menjadi favorit banyak orang. Lokasinya yang strategis di kawasan Pasar Baru membuatnya sering menjadi tujuan kuliner para pengunjung.

Keistimewaan Bakmi Karet Foek

Mi di Bakmi Karet Foek memiliki ukuran yang lebih besar di bandingkan bakmi pada umumnya. Mi ini di sajikan dengan irisan daging babi panggang yang gurih dan renyah, serta di lengkapi dengan sayuran segar. Kuah kaldunya yang kental dan kaya rasa semakin memperkaya pengalaman makan. Setiap mangkuk bakmi di sajikan dengan proporsi yang pas antara mi, daging, dan kuah, sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang sempurna.

3. Bakmi Gang Kelinci

Bakmi Gang Kelinci adalah salah satu bakmi legendaris di Pasar Baru yang telah berdiri sejak tahun 1957. Terletak di sebuah gang sempit, kedai ini tetap menjadi favorit banyak orang karena rasa bakminya yang tidak berubah sejak dahulu.

Cita Rasa Bakmi Gang Kelinci

Bakmi di sini di sajikan dengan daging babi cincang, jamur, dan sayuran. Yang membuat bakmi ini istimewa adalah penggunaan minyak bawang putih yang harum dan gurih, serta saus kental yang terbuat dari kaldu babi yang di masak selama berjam-jam. Kombinasi ini menciptakan rasa yang unik dan tak tertandingi. Selain itu, Bakmi Gang Kelinci juga menyajikan pangsit dan bakso babi sebagai pelengkap yang tidak kalah lezat.

4. Bakmi Aheng

Bakmi Aheng mungkin tidak sepopuler Bakmi Aboen atau Bakmi Gang Kelinci, tetapi tetap memiliki tempat tersendiri di hati para pecinta bakmi di Pasar Baru. Kedai ini sudah ada sejak tahun 1970-an dan terkenal dengan porsi besar serta rasa yang khas.

Keunikan Bakmi Aheng

Mi di Bakmi Aheng memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, di sajikan dengan irisan daging babi yang tebal dan lezat. Kuah kaldunya yang bening namun penuh rasa menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, Bakmi Aheng juga di kenal dengan topping tambahan seperti hati babi dan bakso babi yang menambah kelezatan hidangan ini. Setiap mangkuk bakmi di sajikan dengan cita rasa yang kaya dan berlimpah, membuat pengunjung selalu merasa puas.

Mengapa Bakmi Non Halal di Pasar Baru Tetap Di minati?

Bakmi non halal di Pasar Baru memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta kuliner. Selain cita rasa yang khas dan autentik, ada beberapa faktor yang membuat bakmi ini tetap di minati:

1. Warisan Keluarga

Kebanyakan kedai bakmi legendaris ini telah beroperasi selama puluhan tahun dan di kelola oleh generasi kedua atau ketiga dari pendirinya. Resep-resep tradisional yang di gunakan di jaga ketat dan di wariskan dari generasi ke generasi, sehingga cita rasa tetap terjaga.

2. Bahan Baku Berkualitas

Penggunaan bahan baku yang berkualitas tinggi menjadi salah satu kunci kelezatan bakmi non halal di Pasar Baru. Daging babi yang di gunakan di pilih dengan cermat, dan proses pengolahan di lakukan dengan teliti untuk memastikan kualitas terbaik.

3. Proses Pembuatan Tradisional

Proses pembuatan bakmi yang masih menggunakan metode tradisional menjadi salah satu alasan kenapa rasa bakmi non halal di Pasar Baru sangat khas. Mulai dari pembuatan mi hingga pengolahan daging, semuanya di lakukan dengan cara tradisional yang membutuhkan ketelatenan dan keahlian khusus.

4. Lingkungan yang Khas

Pasar Baru memiliki suasana yang khas dengan deretan toko-toko tua dan gang-gang sempit yang penuh dengan aktivitas. Makan bakmi di salah satu kedai legendaris ini sambil menikmati suasana Pasar Baru memberikan pengalaman yang tidak bisa di dapatkan di tempat lain.

Baca juga: Susu Sapi Selain Evaporasi, Jenis Mana yang Lebih Sehat?

Bakmi non halal di Pasar Baru bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga bagian dari warisan budaya kuliner Jakarta. Empat kedai legendaris yang telah di bahas di atas merupakan contoh nyata bagaimana sebuah resep bisa bertahan dan tetap di minati meski zaman terus berubah. Bagi para pecinta kuliner, mencicipi bakmi legendaris di Pasar Baru adalah sebuah keharusan untuk merasakan langsung kelezatan dan sejarah yang terkandung di dalamnya. Jadi, jika Anda berkunjung ke Pasar Baru, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati kelezatan bakmi non halal yang legendaris ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *